Paksi Kawal Roadshow Bus KPK di Sumsel, Sosialisasikan Antikorupsi

19 September 2022

Para Penyuluh Antikorupsi (Paksi) ikut mengawal pelaksanaan Roadshow Bus KPK saat mengaspal di Provinsi Sumatera Selatan pekan lalu. Paksi tidak hanya memberikan warna pada kegiatan yang disambut antusias oleh masyarakat tersebut, tetapi juga turut membantu sosialisasi nilai-nilai integritas dan antikorupsi.

Roadshow Bus KPK dalam sepekan terakhir parkir di tiga kota Provinsi Sumsel, yaitu Palembang, Prabumulih, dan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering. Di ketiga kota tersebut, para Paksi dari forum Aliansi Master Penyuluh Ranah Antikorupsi atau AMPERA turut menyertai.

Ketua Wilayah Paksi Ampera, Asep Irama, mengatakan ada sembilan Paksi yang terlibat dalam Roadshow Bus KPK di ketiga kota Sumsel. Mereka bertugas membantu KPK dalam memberikan sosialisasi dan berdialog tentang nilai-nilai antikorupsi bersama para siswa.

"Kami menyampaikan tentang pentingnya pendidikan antikorupsi sejak dini, dan pencegahan lebih utama guna memperkuat integritas diri," kata Asep dalam perbincangan dengan ACLC.

"Karena melalui pendidikan, diharapkan peran serta masyarakat akan semakin luas dalam menggelorakan nilai-nilai integritas dan perilaku antikorupsi," lanjut Asep.

Selain itu, Paksi juga menemui masyarakat di booth dan bus KPK untuk memberikan edukasi antikorupsi. Tidak hanya menyajikan materi-materi antikorupsi, Paksi juga mengajak masyarakat bermain kuis mengenai integritas.

"Masyarakat sangat antusias dan komunikatif, baik pada saat edukasi maupun interaksi di bus atau booth. Kepala daerah juga secara langsung mengajak warganya mengenal tugas fungsi KPK dan mendukung penuh upaya pendidikan antikorupsi," ujar Asep.

Dian Rachmawati, Kepala Satuan Tugas Sosialisasi dan Kampanye KPK, mengatakan Paksi telah menjadikan interaksi dengan masyarakat pada Roadshow Bus KPK menjadi lebih menarik.

"Seperti pernyataan Pimpinan KPK sebelumnya, Saut Situmorang, PAKSI adalah belahan jiwa KPK. KPK bersyukur dan berterima kasih dengan keberadaan PAKSI di setiap daerah," ujar Dian.

Setelah dari Sumatera Selatan, rencananya Roadshow Bus KPK akan bertandang ke Provinsi Lampung sebelum beranjak ke Banten pada Oktober mendatang. Di setiap wilayah ini, para Paksi juga akan turut terlibat dalam berbagai aktivitas. Dian mengatakan, Roadshow Bus KPK akan menjadi wadah berekspresi dan aktualisasi Paksi bersama publik.

"PAKSI menjadi bagian tidak terpisahkan dalam suksesnya kegiatan Roadshow Bus Antikorupsi," kata Dian.

Paksi adalah penyuluh yang telah tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) KPK. Saat ini sudah ada lebih dari 2.200 Paksi di Indonesia yang menjadi mitra KPK dalam menyebarkan edukasi antikorupsi. Di Sumsel sendiri, ada 26 orang Paksi yang tercatat LSP KPK.

Asep berharap ke depannya jumlah Paksi akan terus bertambah. Oleh karena itu, dalam Roadshow Bus KPK di Sumsel, mereka juga mengajak masyarakat menjadi Paksi sebagai bentuk peran serta masyarakat dalam memberantas korupsi.

"Kami memberikan edukasi bagaimana masyarakat dapat lebih berperan dengan membekali diri mengikuti sertifikasi pendidikan antikorupsi yang diselenggarakan KPK serta menjelaskan mekanisme menjadi Paksi," ujar Asep.