Edukasi Antikorupsi di Roadshow Bus KPK Tuntas, Tangsel jadi Kota Penutup

10 Oktober 2022

Rangkaian Roadshow Bus KPK tuntas pada Sabtu, 9 Oktober 2022, setelah sebulan lebih singgah di 9 kota di Sumatera dan Banten. Tangerang Selatan mendapatkan kehormatan menjadi kota terakhir dalam rangkaian Roadshow Bus KPK bertemakan "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi".

Penutupan Roadshow Bus KPK digelar secara meriah di Lapangan Cilenggang, Tangsel, dihadiri oleh ratusan guru, siswa, serta ASN dari pemerintahan kota Tangsel. Penampilan seni dan budaya, seperti paduan suara SMPN 8 Tangsel, tarian, atraksi Reog Ponorogo, serta hiburan dari band internal KPK dengan bintang tamu Boym, vokalis band Seurieus, berhasil memukau masyarakat yang hadir.

Walikota Tangsel Benyamin Davnie yang turut datang dan berdendang, berterima kasih atas kepercayaan KPK yang telah menjadikan kotanya sebagai penutup Roadshow Bus KPK. Benyamin mengatakan, kehadiran Bus KPK telah memberikan banyak manfaat kepada masyarakat Tangsel.

"Banyak sekali manfaat yang telah diberikan. Kami berharap KPK dan Pemkot Tangsel dapat selalu bersinergi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi," kata Benyamin dalam penutupan Roadshow Bus KPK.

Di Tangsel, Bus KPK singgah selama tiga hari. Seperti di kota-kota lainnya, kehadiran Bus KPK membawa misi pencegahan dan edukasi antikorupsi. Berbagai kegiatan antikorupsi dihadirkan untuk seluruh kalangan, menggunakan cara-cara yang menghibur dan menyenangkan.

"Bus KPK hadir di sini dalam rangka menyosialisasikan nilai-nilai antikorupsi kepada seluruh masyarakat Indonesia," kata Wawan Wardiana, Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI dalam penutupan Roadshow Bus KPK di Tangsel.

"Selama ini sebagian masyarakat melihat bahwa tugas KPK hanya nangkepin orang. Padahal tugas KPK tidak hanya itu, tetapi juga mengupayakan pendidikan dan pencegahan supaya korupsi tidak lagi terjadi," lanjut Wawan.

Roadshow Bus KPK dimulai pada 6 September 2022 lalu dan bergerak ke sembilan kota di tiga provinsi. Kota-kota yang dikunjungi secara berturut-turut adalah Palembang, Prabumulih, Kayu Agung, Metro, Bandar Lampung, Kalianda, Serang, Cilegon, dan Tangerang Selatan.

Bus KPK mengambil tema sembilan nilai integritas untuk setiap kota yang disinggahi. Sembilan nilai integritas itu adalah Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil dan Kerja Keras atau yang disingkat “Jumat Bersepeda KK”.

"Bus KPK menjadi ikon bagaimana menyebarluaskan sembilan nilai antikorupsi, sekaligus mendekatkan KPK kepada masyarakat," ujar Wawan.

Amir Arief, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi, mengatakan secara keseluruhan program Bus KPK tahun ini telah berjalan dengan sukses. Salah satu indikatornya adalah tingginya animo dan partisipasi masyarakat dalam berbagai program edukasi antikorupsi KPK.

Selama sebulan perjalanannya, Roadshow Bus KPK telah dihadiri oleh 23 ribu masyarakat. Mereka yang terlibat mulai dari siswa PAUD sampai SMA, para guru, mahasiswa dan dosen, ASN, komunitas masyarakat, hingga kader parpol di daerah-daerah.

"Tidak kalah penting adalah sinergi dan kolaborasi KPK dengan pemerintah daerah dan kota, bersama dengan pemangku kepentingan di daerah, seperti BUMN dan BUMD di masing-masing kota dan kabupaten," kata Amir.

"Sinergi ini dilandasi dengan keyakinan yang sama, bahwa pendidikan dan pencegahan korupsi harus dilakukan bersama-sama," lanjut Amir lagi.

Di tahun-tahun mendatang, Amir mengatakan pelaksanaan Roadshow Bus KPK akan lebih disempurnakan lagi agar semakin efektif dalam tujuannya. Di antaranya adalah perencanaan pelaksanaan di daerah yang lebih matang dengan waktu yang lebih longgar untuk persiapan bagi pemerintah kota yang disinggahi.

Atas keberhasilan Roadshow Bus KPK tahun 2022, Wawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

"Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman KPK yang terlibat dalam kegiatan bus antikorupsi. Termasuk kepada keluarga yang kurang lebih 1 bulan ditinggalkan oleh pegawai KPK untuk melaksanakan tugas pada Roadshow," ujar Wawan.